OJK Merilis 5 Peraturan Ojk (Pojk) Di Tengah Pandemi Covid-19

0
290
Sumber Gambar: https://cybersulut.net/ojk-terbitkan-pojk-sinergikan-bank-syariah-bank-konvensional/
Sumber Gambar: https://cybersulut.net/ojk-terbitkan-pojk-sinergikan-bank-syariah-bank-konvensional/

Pada 22 April 2020 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan lima Peraturan OJK (POJK). Kelima POJK tersebut merupakan bentuk pelaksanaan Perppu No. 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan. Dengan kata lain, dikeluarkannya POJK ini adalah bentuk tindak lanjut dari kewenangan yang diberikan kepada OJK di tengah pandemi COVID-19 untuk menghadapi ancaman terhadap kondisi ekonomi negara.

Berikut adalah 5 POJK yang ditetapkan, yaitu:

1. POJK Nomor 14/POJK.05/2020 Tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank

POJK ini berkaitan dengan kebijakan relaksasi bagi Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Di dalamnya memuat ketentuan mengenai pemberian restrukturisasi pembiayaan bagi debitur yang terkena dampak COVID-19 dan beberapa ketentuan lain seperti batas waktu penyampaian laporan berkala, penetapan kualitas aset berupa Pembiayaan dan restrukturisasi Pembiayaan, dan lain-lain.

2. POJK Nomor 15/POJK.04/2020 Tentang Rencana Dan
Penyelanggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka

Dengan dikeluarkannya POJK ini, diharapkan partisipasi pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Terbuka dapat meningkat. Sebab, di dalam POJK ini ditetapkan bahwa para pemegang saham dapat memberikan kuasa secara elektronik kepada pihak ketiga untuk mewakilinya hadir dan memberikan suara dalam RUPS dan Perusahaan Terbuka wajib memberikan opsi tersebut. RUPS-pun dapat diselenggarakan secara elektronik (e-RUPS), dengan catatan, hanya dapat diselenggarakan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau pihak lain yang ditunjuk oleh OJK.

Pihak ketiga yang dapat menerima kuasa secara elektronik tersebut antara lain partisipan yang mengadministrasikan sub rekening efek/efek milik pemegang saham, pihak yang disediakan oleh Perusahaan Terbuka, atau pihak yang ditunjuk oleh pemegang saham.

3. POJK Nomor 16/POJK.04/2020 Tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik

POJK ini mengatur tentang teknis Pelaksanaan e-RUPS agar proses pengambilan keputusan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya.

4. POJK Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha

Peraturan ini menyempurnakan definisi dan prosedur, memperjelas substansi pengaturan, dan meningkatkan efektivitas pengaturan Transaksi Material.

5. POJK Nomor 18/POJK.09/2020 Tentang Perintah Tertulis Untuk Penanganan Masalah Bank

Secara khusus, pada POJK inilah yang menyatakan bahwa OJK memiliki kewenangan untuk mengambil langkah-langkah yang dapat menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah ancaman pelemahan ekonomi akibat pandemik COVID-19, terutama di sektor perbankan. Dengan dikeluarkannya POJK ini, artinya OJK dapat memberikan Perintah Tertulis kepada Bank untuk melakukan dan/atau menerima penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan/atau integrasi. Bank yang menerima Perintah Tertulis tersebut wajib menyusun rencana tindak, melaksanakan, dan menjaga proses agar sesuai dengan rencana tindak. Kewenangan ini berlaku bagi Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Umum Syariah (BUS), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), dan kantor cabang dari bank yang berkedudukan di luar negeri.

Sumber Referensi: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Siaran-Pers-OJK-Keluarkan-Peraturan-Terkait-Penanganan-Dampak-Covid-19.aspx

Sumber Gambar: https://cybersulut.net/ojk-terbitkan-pojk-sinergikan-bank-syariah-bank-konvensional/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here