Nono Anwar Makarim: Begawan Hukum Dari Pekalongan

0
167
sumber gambar : http://www.keadilannews.com/tokoh/kisah-insipratif-nono-anwar-makarim-pendiri-makarim-taira/
sumber gambar : http://www.keadilannews.com/tokoh/kisah-insipratif-nono-anwar-makarim-pendiri-makarim-taira/

Nono Anwar Makarim adalah seorang praktisi hukum yang sudah malang melintang. Selain itu dia juga telah menulis beberapa buku semasa dia berkarya.

Pria kelahiran 25 September 1939 asal Pekalongan ini sudah tak diragukan lagi karirnya sebagai praktisi hukum. Sejak kuliah di UI Nono memang sudah menekuni dunia hukum. berbagai aktivitas sudah dia jalani seperti menjadi peneliti dan reporter.

Tak berhenti di situ, setelah merampungkan pendidikannya di UI selama 15 tahun, Nono meneruskan studinya di Harvard. Menjadi fellow researcher di perguruan tinggi sekelas harvard banyak mengubah arah hidup Nono.

Di tahun 1978 dia menyelesaikan pendidikannya dari Harvard dengan sebuah disertasi berjudul Companies and Bussiness in Indonesia.

Sebenarnya, cita-cita awal Nono sebelum pergi ke Harvard adalah mampu menjadi dosen di almamaternya tersebut. Tapi karena briokrasi yang rumit, Nono harus mengubur impiannya tersebut.

sebagai pribadi yang tek kenal putus asa, Nono mencari alternatif lain. Berbekal jaringan yang luas dan kemampuannya di bidang hukum memang sudah mumpuni, tawaran untuk bekerja sebagai praktisi hukum datang silih berganti. Pada tahun 1979, Nono mulai meniti karir di firma hukum Adnan Buyung Nasution.

Namun tak butuh waktu lama, pada tahun 1980 setelah dia menikah, Nono dengan kerabatnya bernama Frank taira menjalankan bisnisnya yang baru dengan mendirikan konsultan hukumnya sendiri yang bernama Makarim & Taira. Sebenarnya, mendirikan konsultan hukum sendiri tidak pernah terpikirkan oleh Nono.

Genap dua tahun berdiri, lembaga konsultan hukum Makarim Taira selalu memenangkan penghargaan kantor pengacara terbaik tiap tahunnya. Selain itu, klien dari lembaga konsultan hukum ini juga bukan sembarang orang.

Banyak perusahaan besar yang telah menggunakan jasa dari Makarim & Taira ini. Sebut saja seperti Bank Panin, Citibank, dan masih banyak perusahaan besar lainnya.

Tapi, setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun kesuksesan yang sudah diraih oleh Nono dan Taira tidak membuat mereka berdua nyaman. Beberapa kali Nono dan Taira keluar masuk ke Makarim & Taira untuk menekuni pekerjaan lain.

Di masa tuanya sekarang, Nono lebih memilih menghabiskan waktunya untuk menulis buku.

sumber referensi :

https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01325327/fakta-nono-makarim-ayah-mendikbud-nadiem-makarim-yang-sempat-pekerjakan-hotman-paris

sumber gambar : http://www.keadilannews.com/tokoh/kisah-insipratif-nono-anwar-makarim-pendiri-makarim-taira/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here