Liverpool Resmi Memilih Nike, Tenyata Ini Rahasianya!

0
164
Sumber foto : https://bola.kompas.com/…/tottenhnam-vs-liverpool-the-reds-…
Sumber foto : https://bola.kompas.com/…/tottenhnam-vs-liverpool-the-reds-…

Nama Liverpool masih melambung karena prestasinya yang mengagumkan. Terutama sejak berhasil menjadi juara Liga Champion, membuatnya kembali diperhitungkan sebagai lawan yang sulit. Bahkan tim mereka berhasil mengukir sejarah di Liga Inggris, menjadi satu-satunya yang masih tak terkalahkan sejak awal musim.

Banyak merek yang akhirnya tertarik untuk menjalin kerjasama dengan klub ini. Hingga akhirnya resmi diumumkan beberapa waktu lalu, Liverpool memilih Nike sebagai mitra mereka berikutnya mulai 1 Juni mendatang. Anehnya, padahal New Balance menawar harga yang lebih tinggi dari Nike untuk klub yang biasa disebut The Reds tersebut.

New Balance yang tidak terima, mengajukan tuntutan ke pengadilan karena merasa dicampakkan. Liverpool terbukti memilih Nike yang memberikan harga jauh lebih murah, yaitu Rp. 549 miliar per tahun dibanding New Balance yang menawar hingga Rp. 732 miliar per tahun. Tapi tetap saja Liverpool yang menang di pengadilan dan akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan mereka.

Memang tak dipungkiri mereka rugi secara nilai uang yang didapatkan, tapi Liverpool merasa Nike lebih cocok dengan misi Liverpool untuk berkembang. Mereka menganggap bahwa Nike punya kekuatan marketing dan distribusi yang lebih unggul dibanding New Balance. Hingga pada akhirnya New Balance harus merelakan perpisahannya dengan klub yang sedang cemerlang itu.

Kita memang tak tahu apakah memang itu keputusan sebenarnya dari Liverpool. Tapi dari sini kita paham, bahwa bisnis tak melulu tentang nominal keuntungan yang lebih besar. Karena terkadang ada nilai lain yang menjadikannya lebih unggul dibandingkan harga, seperti kasus Nike disini. Kekuatan merek, marketing dan distribusi pada akhirnya membuat Nike lebih menarik di mata Liverpool.

Bagi kita yang menjalankan bisnis ataupun hendak memulainya, mungkin kebanyakan masih terpatok pada angka. Mudah tergiur ketika sudah diiming-imingi oleh angka profit yang lebih besar. Padahal ada faktor lain yang bisa jadi memberikan keuntungan untuk jangka panjang atau non materiil. Seperti penguatan branding bisnis misalnya, yang itu tidak memberikan keuntungan uang secara langsung.

Disisi lain, kita pun perlu belajar dari kesuksesan Nike menggandeng Liverpool. Bahwa ketika ingin menjalin kerja sama bisnis, kekuatan kita untuk menawar bukan hanya dari uang. Tapi kita juga bisa mencari nilai lain yang menjadi keunggulan kita. Mungkin itu adalah brand kita yang sudah kuat, sistem marketing kita yang kreatif atau distribusi kita yang lebih luas.

Nah…sekarang coba pikirkan. Apa yang menjadi kekuatan dari bisnis anda ?. Apa yang menonjol dari produk anda ?. Apa yang membedakan anda dari kompetitor sejenis ?.

Sudah tahu apa yang menjadi keunggulan bisnis anda ?. Yuk, kita kolaborasi

Sumber referensi :
https://edition.cnn.com/…/liverpool-nike-kit-dea…/index.html
Sumber foto :
https://bola.kompas.com/…/tottenhnam-vs-liverpool-the-reds-…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here